Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan.

Belajar hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan, karena ilmu yang kita miliki akan menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ilmu membuat kita mampu menghadapi perubahan zaman.

Belajar hari ini adalah investasi terbaik untuk masa depan, karena ilmu yang kita miliki akan menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Ilmu membuat kita mampu menghadapi perubahan zaman.

Pendidikan tidak hanya membuat kita cerdas, tetapi juga membentuk karakter, sikap, dan kemampuan untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.

Pendidikan membentuk kecerdasan sekaligus karakter.

Jadikan setiap pengalaman sebagai pelajaran berharga, karena dari setiap keberhasilan maupun kegagalan kita dapat belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Jadikan setiap pengalaman sebagai pelajaran berharga.

Teruslah belajar dan jangan pernah berhenti bermimpi, karena masa depan yang hebat selalu dimulai dari keberanian untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan diri sejak sekarang.

Kamis, 01 Oktober 2026

Semarak Hari Batik Nasional, Warga SMP Negeri 3 Sayung Tunjukkan Cinta Budaya Indonesia

SMP Negeri 3 Sayung turut memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober 2026. Peringatan dilaksanakan di lingkungan sekolah dengan cara mengenakan pakaian batik oleh seluruh siswa serta bapak dan ibu guru sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Pada peringatan Hari Batik Nasional tahun ini, suasana SMP Negeri 3 Sayung tampak semakin semarak dengan beragam motif dan corak batik yang dikenakan oleh siswa maupun bapak dan ibu guru. Antusiasme seluruh warga sekolah dalam mengenakan batik menjadi bentuk sederhana namun bermakna untuk menunjukkan rasa bangga terhadap budaya bangsa.

Peringatan Hari Batik Nasional di SMP Negeri 3 Sayung bukan sekadar kegiatan mengenakan batik. Hal tersebut menjadi salah satu bukti cinta dan kepedulian warga sekolah terhadap batik serta budaya Indonesia. Upaya mencintai dan melestarikan batik juga dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan kokurikuler yang melibatkan siswa.

Sebagai bentuk nyata pelestarian budaya, setiap tahun siswa SMP Negeri 3 Sayung melaksanakan kegiatan kokurikuler membatik. Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal batik sekaligus mempraktikkan proses membatik secara langsung. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia.

Kegiatan kokurikuler membatik juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengenalkan budaya lokal dan nasional kepada generasi muda. Dengan pengalaman langsung, siswa diharapkan semakin memahami bahwa batik merupakan warisan budaya yang perlu dihargai, dijaga, dan dilestarikan.

Pelaksanaan peringatan Hari Batik Nasional berlangsung dengan sangat baik dan penuh antusiasme. Siswa serta bapak dan ibu guru menunjukkan dukungan melalui penggunaan pakaian batik selama berada di lingkungan sekolah. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana sekolah yang penuh warna sekaligus mencerminkan semangat untuk mencintai budaya Indonesia.

Melalui peringatan Hari Batik Nasional dan kegiatan kokurikuler membatik yang dilaksanakan setiap tahun, SMP Negeri 3 Sayung terus berkomitmen menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada peserta didik. Semangat melestarikan batik diharapkan tidak hanya dilakukan pada peringatan Hari Batik Nasional, tetapi terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di lingkungan sekolah.

Selamat Hari Batik Nasional 2026. Bangga mengenakan batik, bangga melestarikan budaya Indonesia! 

Rabu, 30 September 2026

Apel Hari Kesaktian Pancasila, Warga SMP Negeri 3 Sayung Teladani Semangat Para Pahlawan

SMP Negeri 3 Sayung melaksanakan apel dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan belakang sekolah tersebut diikuti oleh seluruh guru, karyawan, serta peserta didik kelas 7, 8, dan 9.

Apel dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 07.30 WIB. Meskipun dilaksanakan dalam waktu yang relatif singkat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Suasana tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi seluruh warga sekolah terhadap perjuangan para pahlawan, khususnya para Pahlawan Revolusi, yang telah berjuang mempertahankan Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepala SMP Negeri 3 Sayung, Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga meneruskan semangat perjuangan melalui kegiatan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut beliau, bagi seorang pelajar, salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan adalah dengan belajar secara sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, memiliki karakter yang baik, serta terus mengembangkan potensi diri. Semangat para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Kita mengenang perjuangan para pahlawan bukan hanya melalui upacara atau apel, tetapi juga dengan meneruskan semangat perjuangan mereka. Bagi anak-anak, perjuangan itu dapat diwujudkan dengan semangat belajar, disiplin, menjaga persatuan, dan terus berusaha menjadi generasi yang membanggakan. Mari kita menghargai jasa para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan melalui hal-hal positif dan memberikan yang terbaik sesuai dengan kemampuan kita,” pesan Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd.

Pelaksanaan apel berlangsung dengan sangat baik. Bapak dan ibu guru, karyawan, serta seluruh siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian. Khidmatnya pelaksanaan apel menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan di lingkungan sekolah.

Setelah apel selesai pada pukul 07.30 WIB, para siswa kembali mengikuti kegiatan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Melalui kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, seluruh warga SMP Negeri 3 Sayung diharapkan memperoleh tambahan wawasan dan motivasi untuk senantiasa mengenang serta menghargai perjuangan para pahlawan. Lebih dari itu, semangat perjuangan tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui semangat belajar, bekerja, berkarya, menjaga persatuan, dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Selasa, 29 September 2026

Tingkatkan Kreativitas Pembelajaran, Guru SMP Negeri 3 Sayung Eksplorasi Canva Berbasis AI

SMP Negeri 3 Sayung kembali melaksanakan kegiatan berbagi praktik baik terkait pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk pembelajaran bermakna pada Selasa, 29 September 2026. Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik pemanfaatan Canva untuk membuat media pembelajaran interaktif, khususnya untuk mendukung pembelajaran daring.

Bertempat di Ruang Kelas 9A, kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari sesi paparan dan diskusi yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Pada sesi praktik, Kepala SMP Negeri 3 Sayung bertindak sebagai pemateri sekaligus pendamping bagi bapak dan ibu guru dalam mengeksplorasi berbagai fitur Canva yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pembelajaran.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang aktif dan interaktif. Para guru tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga mengikuti praktik secara langsung. Dengan pendampingan pemateri, peserta mencoba memanfaatkan Canva untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik dalam pembelajaran daring.

Antusiasme bapak dan ibu guru terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti setiap tahapan praktik dan mengeksplorasi berbagai fitur yang tersedia. Kegiatan praktik juga menjadi kesempatan bagi guru untuk memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi dan kecerdasan artifisial ke dalam proses pembelajaran. 

Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan wawasan dan pengalaman baru dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk pembelajaran, khususnya dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva. Hasil praktik tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran daring yang lebih menarik, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik. 

Kegiatan berbagi praktik baik ini menjadi bagian dari upaya SMP Negeri 3 Sayung dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara kreatif dalam pembelajaran. Dengan semakin berkembangnya teknologi kecerdasan artifisial, guru diharapkan mampu memanfaatkannya secara bijak sebagai sarana pendukung untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik.

Minggu, 27 September 2026

Berbagi Praktik Baik Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk Pembelajaran Bermakna di SMP Negeri 3 Sayung

SMP Negeri 3 Sayung melaksanakan kegiatan berbagi praktik baik terkait pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk pembelajaran bermakna pada Senin–Selasa, 28–29 September 2026. Kegiatan yang bertempat di Ruang Kelas 9A ini diikuti oleh bapak dan ibu guru SMP Negeri 3 Sayung dengan penuh antusias.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan dalam dua sesi selama dua hari. Pada hari pertama, Senin, 28 September 2026, kegiatan diisi dengan paparan materi dan diskusi mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam mendukung pembelajaran bermakna. Kepala SMP Negeri 3 Sayung bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan berbagai wawasan dan praktik baik pemanfaatan teknologi AI yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.

Paparan materi dan diskusi berlangsung dengan baik dan interaktif. Para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan, termasuk melalui diskusi dan tanya jawab terkait pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk mendukung tugas dan kebutuhan pembelajaran di kelas.

Selanjutnya, pada Selasa, 29 September 2026, kegiatan akan dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada sesi ini, bapak dan ibu guru akan mengikuti kegiatan praktik pemanfaatan kecerdasan artifisial secara langsung. Melalui sesi praktik tersebut, para peserta diharapkan dapat mengeksplorasi berbagai pemanfaatan AI yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran serta memperoleh pengalaman dalam menerapkannya secara bijak dan kreatif.

Waka Bidang Kurikulum SMP Negeri 3 Sayung, Bu Fajri, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan berbagi praktik baik tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus karena memberikan kesempatan kepada para guru untuk menambah wawasan dan pengalaman dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial untuk pembelajaran.

“Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat bagi bapak ibu guru. Melalui berbagi praktik baik ini, kita dapat menambah wawasan tentang pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran. Semoga kegiatan praktik besok dapat diikuti dengan baik dan memberikan pengalaman baru yang bisa diterapkan dalam pembelajaran di kelas,” ungkap Bu Fajri.

Kegiatan berbagi praktik baik ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru bagi para guru SMP Negeri 3 Sayung dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial untuk mendukung pembelajaran yang bermakna. Dengan adanya kegiatan paparan, diskusi, dan praktik, para guru diharapkan semakin siap mengembangkan pembelajaran yang efektif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.

SMP Negeri 3 Sayung terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan berbagi pengetahuan dan praktik baik, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. 


Sabtu, 26 September 2026

SMP NEGERI 3 SAYUNG IKUTI LOMBA CEPAT TEPAT PRAMUKA KWARTIR RANTING SAYUNG DI SD DALEMAN

Sayung, 26 September 2026 – Gerakan Pramuka Kwartir Ranting 04 Sayung menyelenggarakan Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP) Tingkat Siaga, Penggalang dan Penegak Se-Kecamatan Sayung. Kegiatan tersebut bertempat di SD Negeri Daleman, Kecamatan Sayung, Kabupaten 

Demak.Keikutsertaan SMP Negeri 3 Sayung dalam ajang tersebut bertujuan sebagai bentuk kontribusi aktif dalam kegiatan kepramukaan di tingkat Kwartir Ranting serta untuk menambah pengalaman, wawasan, dan pembinaan karakter bagi peserta didik melalui kompetisi yang edukatif dan positif.Lomba dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai. Pelaksanaan lomba mengambil tempat di ruang-ruang kelas SD Negeri Daleman. 

Kegiatan LCTP diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting 04 Sayung dengan peserta yang terdiri dari Anggota Pramuka Golongan Siaga dari SD dan MI, Anggota Pramuka Golongan Penggalang dari SD, SMP, dan MTs, serta Anggota Pramuka Golongan Penegak dari SMA/SMK/MA se-Kecamatan Sayung.Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dihadiri oleh seluruh peserta lomba dan para Pembina Pendamping dari berbagai Pangkalan Gugus Depan. Setelah apel, seluruh peserta memasuki ruangan yang telah ditentukan untuk melaksanakan tahap kualifikasi secara daring hingga menuju babak final.Pada hasil lomba tahun ini, peserta didik perwakilan dari SMP Negeri 3 Sayung belum berhasil meraih hasil yang memuaskan. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Pembina dan pelatih untuk terus mengembangkan bakat, minat, serta pendidikan karakter peserta didik. 

Pengalaman dari lomba tersebut akan dijadikan sebagai acuan untuk terus mendidik peserta didik dan sebagai proses menuju kesuksesan, sekaligus menambah pengalaman peserta didik untuk berlatih lebih giat, memupuk kedisiplinan, kemandirian, dan tanggung jawab.Pembina Pramuka SMP Negeri 3 Sayung, Bapak Ahmad Zuhry memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta didik."Kalah menang itu hal biasa dalam sebuah perlombaan. Yang terpenting anak-anak sudah berani tampil, mau belajar, dan telah berkontribusi membawa nama sekolah. Jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman hari ini sebagai guru terbaik. Terus berlatih lebih giat, tingkatkan pengetahuan kepramukaan, jaga kedisiplinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab. Dengan semangat belajar yang tinggi, tahun depan pasti bisa meraih hasil yang lebih baik," ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam LCTP Kwartir Ranting Sayung ini, SMP Negeri 3 Sayung menunjukkan komitmen untuk terus maju dan berprestasi. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal untuk bangkit menjadi lebih kuat. Dengan semangat pantang menyerah, disiplin, dan kerja keras, diharapkan peserta didik SMP Negeri 3 Sayung mampu mengukir prestasi yang lebih gemilang di masa mendatang.

Rabu, 23 September 2026

Semangat Berbagi, Guru SMP Negeri 3 Sayung Gelar Diseminasi Hasil Pelatihan

SAYUNG — Ruang kelas 9A SMP Negeri 3 Sayung mendadak riuh dengan diskusi hangat para pendidik. Guru-guru di sekolah tersebut berkumpul dalam kegiatan berbagi materi (diseminasi) hasil pelatihan yang berfokus pada implementasi pendekatan pembelajaran mendalam di kelas, dengan narasumber Wafi Azizah, S.Pd.

Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan dinamis. Wafi Azizah memaparkan bagaimana strategi penerapan pembelajaran mendalam dapat mendorong siswa berpikir kritis, memahami konsep secara bermakna, serta menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Tidak sekadar mendengarkan paparan, para guru peserta aktif melontarkan pertanyaan dan tanggapan, hingga alur diskusi terasa hidup dari awal sampai akhir acara.

Salah satu peserta kegiatan, Yati Ulfatun Fajriya, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang dibagikan.

“Penyampaian materinya sangat praktis dan langsung bisa dibayangkan penerapannya di kelas, terutama bagaimana kita memfasilitasi deep learning agar siswa tidak sekadar menghafal. Diskusi seperti ini membuat kita makin bersemangat untuk terus berinovasi,” ungkap Yati Ulfatun Fajriya, S.Pd. usai kegiatan.

Kepala SMP Negeri 3 Sayung, Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd., juga memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya sangat bangga dan mendukung penuh budaya saling berbagi ini. Kegiatan deseminasi mengenai pendekatan pembelajaran mendalam yang dibawakan Bu Wafi Azizah sangat penting agar ilmu yang didapat dari pelatihan tidak berhenti di satu orang saja, melainkan bisa diterapkan bersama demi meningkatkan kualitas pembelajaran seluruh peserta didik di SMP Negeri 3 Sayung,” tutur Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd.

Melalui ruang berbagi ini, para pendidik di SMP Negeri 3 Sayung berhasil memupuk kembali semangat belajar bersama. Selain mempererat kolaborasi antarguru, kegiatan ini terbukti efektif menambah pemahaman peserta dalam merancang pembelajaran di kelas yang lebih bermakna.



Selasa, 22 September 2026

SMP Negeri 3 Sayung Laksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester Tahun Ajaran 2026/2027

Sayung – SMP Negeri 3 Sayung melaksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran peserta didik. Kegiatan ASTS dilaksanakan mulai 21 September hingga 3 Oktober 2026.

Pelaksanaan ASTS menjadi salah satu sarana bagi sekolah untuk mengetahui perkembangan capaian belajar siswa setelah mengikuti proses pembelajaran pada awal semester. Melalui asesmen ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.

Kegiatan ASTS diikuti oleh peserta didik SMP Negeri 3 Sayung dengan tetap mengedepankan suasana asesmen yang tertib, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Para siswa diharapkan dapat mengerjakan setiap asesmen dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Bu Yati Ulfatun Fajriya, S.Pd., yang lebih familiar dikenal dengan nama Bu Riya, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Negeri 3 Sayung, menyampaikan bahwa ASTS merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran dan evaluasi capaian peserta didik.

“ASTS merupakan salah satu bentuk evaluasi untuk melihat perkembangan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran. Kami berharap anak-anak dapat mengikuti asesmen dengan tertib, jujur, dan sungguh-sungguh. Hasil asesmen nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk mengetahui ketercapaian pembelajaran sekaligus menentukan tindak lanjut yang diperlukan,” ujar Bu Riya.

Lebih lanjut, pelaksanaan ASTS juga menjadi momentum bagi peserta didik untuk belajar bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Persiapan menghadapi asesmen diharapkan dapat mendorong siswa untuk lebih rajin belajar, mengulang materi, serta membangun kebiasaan belajar yang teratur.

Bagi guru, hasil ASTS dapat menjadi salah satu bahan refleksi untuk melihat efektivitas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Hasil tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam merancang pembelajaran dan tindak lanjut sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

SMP Negeri 3 Sayung berharap pelaksanaan ASTS Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan objektif serta memberikan gambaran mengenai perkembangan capaian belajar peserta didik.

“Belajar hari ini, untuk masa depan yang lebih baik.”