Sejarah Berdirinya SMP Negeri 3 Sayung

SMP Negeri 3 Sayung merupakan salah satu lembaga pendidikan tingkat menengah pertama yang memiliki sejarah perjuangan dan kepedulian terhadap akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah pesisir Kecamatan Sayung. Sekolah ini pada awal berdirinya dikenal dengan nama SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung, karena penyelenggaraannya masih berada dalam satu atap dengan SDN Tugu 2.

SMP Negeri 3 Sayung berdiri pada 14 Juli 2007. Pendirian sekolah ini dilatarbelakangi oleh kondisi masyarakat sekitar, khususnya masih banyaknya anak usia sekolah yang mengalami putus sekolah dan belum dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama. Letak wilayah yang berada di kawasan pinggir pesisir juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan akses pendidikan bagi anak-anak di sekitar sekolah cukup terbatas.

Pada saat itu, sekolah menengah pertama yang berada di sekitar wilayah tersebut belum mampu menampung seluruh anak usia sekolah yang ingin melanjutkan pendidikan. Kondisi tersebut mendorong adanya upaya untuk menghadirkan sekolah menengah pertama yang lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat. Dengan berdirinya SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung, anak-anak di sekitar wilayah Tugu dan daerah pesisir sekitarnya memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.

Pada masa awal berdirinya, penyelenggaraan SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung masih menyatu dengan SDN Tugu 2. Sriyono, yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala SDN Tugu 2, juga merangkap sebagai Kepala SMP. Sementara itu, Muh. Agus Kusriyanto, S.E. dipercaya sebagai Wakil Kepala Sekolah sekaligus guru mata pelajaran IPS.

Dalam perkembangannya, sekolah didukung oleh tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Para guru mengampu berbagai mata pelajaran, mulai dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, Matematika, IPA, IPS, PPKn, Pendidikan Agama Islam, BTQ, TIK, keterampilan, hingga Bimbingan dan Konseling. Tenaga kependidikan juga berperan dalam mendukung pengelolaan administrasi dan operasional sekolah.

Adapun tenaga pendidik dan kependidikan yang tercatat dalam perjalanan awal sekolah antara lain:

  1. Masfuatul Hidayah, S.Pd. – Guru Bahasa Inggris
  2. Septi Dwi Wardani, S.Pd. – Guru Bahasa Indonesia
  3. Abdul Ro'uf, S.Pd.I. – Guru PAI
  4. Dwi Puspita Sari, M.Pd. – Guru Bahasa Jawa
  5. Sari Triwahyuningsih, S.Pd. – Guru Matematika
  6. Sumiyatun, S.Pd. – Guru Bahasa Inggris
  7. Siti Zulaikhah, S.Pd. – Guru IPA
  8. Mike Nurmania, S.Pd. – Guru IPA dan Keterampilan
  9. Mukri, S.Pd. – Guru PPKn
  10. Hanung Prasetyo, S.Si. – Guru Matematika dan TIK
  11. Luthfin Nadhif, S.Pd.I. – Guru BTQ
  12. Boy Ariyanto, S.Pd. – Guru BK
  13. Watiah, S.H. – Bendahara
  14. Ahmad Zuhri – Operator Dapodik

Perubahan Menjadi Sekolah Reguler

Setelah melalui perjalanan panjang dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat pesisir, SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung mengalami perkembangan penting dalam status kelembagaannya.

Sejak tanggal 22 Agustus 2026, SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung resmi menjadi sekolah reguler. Seiring dengan perubahan status tersebut, nama SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung berubah menjadi SMP Negeri 3 Sayung.

Perubahan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan sekolah. Dari semula merupakan sekolah yang diselenggarakan secara satu atap dengan SDN Tugu 2, SMP Negeri 3 Sayung kemudian berdiri sebagai sekolah reguler. Perubahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sekolah dalam meningkatkan penyelenggaraan pendidikan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada peserta didik dan masyarakat. Sebagai tambahan informasi Kepala Sekolah yang pernah menjabat

1. H. Srijono ( 2007 - 2009 ) 

2. H. Sudirto, S. Pd (2009 - 2014 ) 

3. H. Abdul Aris, S. Ag (2014 - 2021 ) 

4. Danu Maryoto, S. Pd ( 2021 - 2025 ) 

5. Jumirah, S. Pd, M. Pd ( 1 Jan - 9 Agustus 2026 ) 

6. Eko Sudinuryanto, S. Pd, M. Pd ( 10 Agustus 2026 - Sekarang)


Dengan demikian, perjalanan SMP Negeri 3 Sayung dimulai sejak 14 Juli 2007 sebagai SMP Negeri 3 Satu Atap Sayung yang satu atap dengan SDN Tugu 2, kemudian berkembang dan sejak 22 Agustus 2025 menjadi sekolah reguler dengan nama SMP Negeri 3 Sayung.

Perjalanan tersebut merupakan bukti nyata perjuangan dan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di wilayah pesisir Kecamatan Sayung. Dari sebuah sekolah yang lahir karena kebutuhan masyarakat akan akses pendidikan, SMP Negeri 3 Sayung terus tumbuh dan berkembang dengan semangat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas kepada generasi muda.

Dengan dukungan para pendidik, tenaga kependidikan, masyarakat, pemerintah, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan sekolah, SMP Negeri 3 Sayung diharapkan terus menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, berakhlak, serta memiliki masa depan yang lebih baik.


0 komentar:

Posting Komentar