Demak – SMP Negeri 3 Sayung turut berpartisipasi dalam Lomba
Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) ke-14 tingkat Kabupaten Demak yang
dilaksanakan di SMP Negeri 1 Karangtengah. Kegiatan ini diikuti oleh peserta
didik SMP dari berbagai sekolah se-Kabupaten Demak sebagai ajang untuk
mengembangkan potensi, bakat, prestasi, serta karakter peserta didik dalam
bidang keagamaan dan seni Islami.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Demak beserta
jajaran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak beserta
jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak beserta jajaran, serta
para tamu undangan lainnya.
SMP Negeri 3 Sayung mengirimkan 13 peserta didik untuk
mengikuti berbagai cabang lomba, yaitu CCI (Cerdas Cermat Islami), Tilawah,
Tahfidz, Tartil, Pidato, Kaligrafi, dan Adzan.
Adapun peserta yang mewakili SMP Negeri 3 Sayung adalah:
- Khayra Putri Ana Tasya – IX B – CCI
- Kholifatur Rosadah – IX A – CCI
- Jihan Tri Aprilia – VIII A – CCI
- Neisyah Kiranni Nur Awallia – IX A – Tilawah Putri
- Muhammad Akmal Azka – VIII C – Tahfidz Putra
- Anaa Juliana Maghfiroh – IX B – Tahfidz Putri
- Farikhul Khitam – IX A – Tartil Putra
- Najwa Silvia Rahmawati – IX B – Tartil Putri
- Zainal Abidien Alkhirnis – VIII C – Pidato Putra
- Syafa Aulia – IX B – Pidato Putri
- Muhammad Azzami – VII A – Kaligrafi Putra
- Indah Anjani – IX B – Kaligrafi Putri
- Muhammad Abdul Rozaq – IX B – Adzan
Dalam kompetisi tersebut, beberapa peserta SMP Negeri 3
Sayung berhasil memperoleh peringkat yang membanggakan. Pada cabang CCI, tim
SMP Negeri 3 Sayung berhasil meraih peringkat ke-43 dari 70 peserta.
Sementara itu, Anaa Juliana Maghfiroh berhasil meraih
peringkat ke-9 Tahfidz Putri, Najwa Silvia Rahmawati meraih peringkat ke-17
Tartil Putri, dan Syafa Aulia meraih peringkat ke-17 Pidato Putri.
Salah satu pendamping lomba, Pak Haji Zaenal, menyampaikan
apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perlombaan dengan penuh
semangat.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh anak-anak.
Bagi yang berhasil meraih peringkat, tentu ini menjadi hasil dari kerja keras
dan latihan yang telah dilakukan. Namun, anak-anak yang belum mendapatkan juara
juga tetap luar biasa karena sudah berani tampil dan berkompetisi. Pengalaman
ini sangat berharga untuk menjadi bekal agar mereka semakin percaya diri dan
terus berkembang.”
Hal senada disampaikan Waka Bidang Kesiswaan SMP Negeri 3 Sayung,
Pak Masrokan. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah perlombaan tidak hanya
diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari proses, keberanian, kedisiplinan,
dan pengalaman yang diperoleh peserta didik.
“Kami memberikan
apresiasi kepada seluruh peserta yang telah membawa nama SMP Negeri 3 Sayung
dalam MAPSI ke-14. Tidak semua perjuangan harus berakhir dengan piala.
Keberanian untuk berlatih, tampil, dan berkompetisi merupakan sebuah prestasi
tersendiri. Bagi yang sudah meraih peringkat, terus tingkatkan kemampuan. Bagi
yang belum juara, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi
untuk berlatih dan mencoba kembali pada kesempatan berikutnya.”
Seluruh peserta juga mendapatkan apresiasi dari sekolah atas
semangat, keberanian, kerja keras, dan kesediaan membawa nama SMP Negeri 3
Sayung dalam ajang MAPSI tingkat Kabupaten Demak. Baik yang berhasil meraih
peringkat maupun yang belum memperoleh juara, semuanya telah memberikan
pengalaman dan kebanggaan tersendiri bagi sekolah.
Keikutsertaan dalam MAPSI ke-14 Kabupaten Demak menjadi
bagian dari komitmen SMP Negeri 3 Sayung dalam memberikan ruang kepada peserta
didik untuk mengembangkan potensi akademik, keagamaan, seni, kepercayaan diri,
dan karakter.
Semoga pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi seluruh
peserta untuk terus belajar, berlatih, dan berani mencoba. Juara adalah hasil,
tetapi keberanian untuk berproses adalah prestasi yang juga patut diapresiasi.