Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pelatihan
dari Abdullah Faqih. Sementara itu, kegiatan Kaligrafi mendapatkan pembinaan
dari Bapak Abdul Rouf, S.Pd.I., selaku guru PAI sekaligus Pembina
Ekstrakurikuler Kaligrafi SMP Negeri 3 Sayung.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teknik
menulis dan membuat karya kaligrafi, tetapi juga dilatih untuk memiliki
ketelitian, kesabaran, ketekunan, kreativitas, dan rasa percaya diri dalam
menghasilkan sebuah karya.
Bapak Abdul Rouf, S.Pd.I., selaku Pembina Ekstrakurikuler
Kaligrafi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi siswa
untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan kualitas karya mereka.
“Kami berharap
anak-anak dapat mengikuti kegiatan Kaligrafi dengan senang dan terus berlatih.
Kaligrafi membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan. Semakin sering
berlatih, insyaallah kemampuan dan karya yang dihasilkan anak-anak akan semakin
baik,” ujar Abdul Rouf.
Kegiatan ekstrakurikuler Kaligrafi diharapkan tidak hanya
menghasilkan karya yang semakin baik, tetapi juga memberikan pengalaman positif
bagi peserta didik. Dengan latihan yang dilakukan secara rutin dan pendampingan
yang berkelanjutan, siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi mereka secara
optimal.
Melalui ekstrakurikuler Kaligrafi, SMP Negeri 3 Sayung terus
berupaya memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk menggali
potensi, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya yang membanggakan.






0 komentar:
Posting Komentar