Rabu, 09 September 2026

Kepala SMP N 3 Sayung Berbagi Praktik Baik di Kegiatan Pelatihan yang Diadakan Dindikbud Kab. Demak

Demak, 8 September 2026 – Kepala SMP Negeri 3 Sayung, Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd., menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Berbagi Praktik Implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Pembelajaran Interaktif yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di Aula SMP Negeri 3 Demak, dan diikuti oleh 37 guru mata pelajaran se-Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam pemanfaatan teknologi, koding, dan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Bapak Haris Wahyudi Ridwan, AP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau memberikan penguatan agar kegiatan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran.

Beliau juga menyampaikan bahwa apabila dalam pelaksanaan program terdapat kesulitan atau kendala, para guru dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak. Program peningkatan kompetensi siswa juga diharapkan dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan MGMP.

Selain itu, Kepala Dinas menekankan pentingnya mengembangkan berbagai inovasi yang telah dimiliki oleh guru dan sekolah. Inovasi yang sudah ada harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik. Perencanaan program di sekolah juga perlu dilakukan secara berbasis data, sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi satuan pendidikan.

Sebagai salah satu pemateri, Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd., yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 3 Sayung, berbagi praktik baik mengenai implementasi koding dan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran interaktif.

Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, tetapi juga diajak untuk melakukan praktik secara langsung. Pemanfaatan teknologi diarahkan untuk membantu guru menciptakan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Melalui kegiatan praktik, para peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran interaktif yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para guru aktif mengikuti praktik, berdiskusi, dan mencoba berbagai pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa guru memiliki semangat yang tinggi untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.

Melalui kegiatan berbagi praktik baik ini, diharapkan pemanfaatan koding dan kecerdasan artifisial tidak hanya menjadi pengetahuan baru bagi guru, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata untuk menghadirkan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Kegiatan berakhir pada pukul 15.00 WIB dengan menghasilkan berbagai produk media pembelajaran interaktif yang diharapkan dapat terus dikembangkan dan diterapkan oleh para peserta di sekolah masing-masing.



0 komentar:

Posting Komentar