Rabu, 23 September 2026

Semangat Berbagi, Guru SMP Negeri 3 Sayung Gelar Diseminasi Hasil Pelatihan

SAYUNG — Ruang kelas 9A SMP Negeri 3 Sayung mendadak riuh dengan diskusi hangat para pendidik. Guru-guru di sekolah tersebut berkumpul dalam kegiatan berbagi materi (diseminasi) hasil pelatihan yang berfokus pada implementasi pendekatan pembelajaran mendalam di kelas, dengan narasumber Wafi Azizah, S.Pd.

Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan dinamis. Wafi Azizah memaparkan bagaimana strategi penerapan pembelajaran mendalam dapat mendorong siswa berpikir kritis, memahami konsep secara bermakna, serta menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Tidak sekadar mendengarkan paparan, para guru peserta aktif melontarkan pertanyaan dan tanggapan, hingga alur diskusi terasa hidup dari awal sampai akhir acara.

Salah satu peserta kegiatan, Yati Ulfatun Fajriya, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang dibagikan.

“Penyampaian materinya sangat praktis dan langsung bisa dibayangkan penerapannya di kelas, terutama bagaimana kita memfasilitasi deep learning agar siswa tidak sekadar menghafal. Diskusi seperti ini membuat kita makin bersemangat untuk terus berinovasi,” ungkap Yati Ulfatun Fajriya, S.Pd. usai kegiatan.

Kepala SMP Negeri 3 Sayung, Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd., juga memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya sangat bangga dan mendukung penuh budaya saling berbagi ini. Kegiatan deseminasi mengenai pendekatan pembelajaran mendalam yang dibawakan Bu Wafi Azizah sangat penting agar ilmu yang didapat dari pelatihan tidak berhenti di satu orang saja, melainkan bisa diterapkan bersama demi meningkatkan kualitas pembelajaran seluruh peserta didik di SMP Negeri 3 Sayung,” tutur Eko Sudinuryanto, S.Pd., M.Pd.

Melalui ruang berbagi ini, para pendidik di SMP Negeri 3 Sayung berhasil memupuk kembali semangat belajar bersama. Selain mempererat kolaborasi antarguru, kegiatan ini terbukti efektif menambah pemahaman peserta dalam merancang pembelajaran di kelas yang lebih bermakna.



0 komentar:

Posting Komentar